Dihapus Demi Piala Dunia 2026, Mural Ikonik di Dallas Berujung Gugatan Rp400 Miliar
DALLAS — Dunia seni publik internasional diguncang ketegangan menyusul langkah hukum yang diambil oleh seniman lingkungan terkemuka, Robert Wyland. Ia resmi melayangkan gugatan sebesar US$25 juta (setara lebih dari Rp400 miliar) terhadap otoritas terkait, setelah mural ikonik miliknya di pusat kota Dallas dihapus secara sepihak.
Mural raksasa berjudul "Ocean Life" tersebut diproduksi pada tahun 1999 sebagai bagian dari kampanye global pelestarian ekosistem laut. Komposisi visual berskala besar yang telah menjadi salah satu landmark budaya kota Dallas selama lebih dari dua dekade ini, dilaporkan telah ditimpa dengan cat baru oleh pekerja lapangan. Langkah tersebut diambil guna menyediakan ruang bagi instalasi seni baru dalam rangka menyambut turnamen Piala Dunia FIFA 2026.
Wyland menegaskan bahwa pihak penyelenggara maupun otoritas kota sama sekali tidak melakukan komunikasi ataupun koordinasi pratinjau sebelum eksekusi dilakukan. Melalui kuasa hukumnya, Wyland menyatakan bahwa penghapusan tanpa izin ini merupakan pelanggaran serius terhadap Visual Artists Rights Act (VARA)—undang-undang federal Amerika Serikat yang melindungi hak moral seniman dari distorsi, mutilasi, atau perusakan karya yang telah diakui secara luas.
Kasus ini kini memicu polemik di kalangan kurator dan perencana kota terkait dilema modernisasi estetika kota demi ajang olahraga global versus urgensi pelestarian warisan seni sejarah lokal.
Kunjungin Website kami:
Atau Konsultasi langsng melalui whatsapp:



